Apa itu IPO dan Penjelasannya

Merry Christmas everyone, edisi belajar investasi kali ini akan membahas mengenai apa itu IPO. Dalam pasar saham, IPO merupakan singkatan dari Initial Public Offering. Istilah ini adalah tanda bahwa sebuah perusahaan sudah siap untuk melepas dan menjual saham mereka kepada publik.

Baca juga: Pengertian likuiditas dan fungsinya

Dengan begitu, saham tidak lagi menjadi milik perorangan karena sudah menjadi milik publik. Dibalik keputusannya dalam mengajukan Initial Public Offering, ada banyak motif terkait hal tersebut. Dibawah ini, ada penjelasan lebih lanjut mengenai apa itu IPO dan penjelasannya.

Apa itu IPO dan manfaatnya

Seperti yang telah dijelaskan diatas, IPO merupakan keputusan perusahaan dalam melepas saham mereka kepada publik. Dibalik itu, ada sejumlah manfaat yang bisa dirasakan seperti:

  • Mendapatkan modal tambahan
    Dengan IPO, perusahaan bisa mendapatkan modal tambahan yang berguna untuk melakukan ekspansi perusahaan, mengurangi beban pinjaman, mereka juga tidak perlu lagi pinjam uang dari bank, serta meningkatkan likuiditas perusahaan serta membuat perusahaan jadi lebih populer di mata investor dan masyarakat.
  • Pertumbuhan perusahaan lebih cepat
    IPO membantu perusahaan untuk berkembang lebih cepat dengan sumber dana yang lebih besar tanpa bunga. Berbeda dengan dana internal yang terbatas atau pinjaman yang disertai dengan dana.
  • Meningkatkan nilai perusahaan
    Go publik dapat meningkatkan nilai perusahaan di mata masyarakat. Semakin baik sebuah perusahaan di mata investor maka, kenaikan harga saham juga berpeluang untuk naik.

Bagaimana mengajukan IPO

Baca juga: Apa itu IHSG dan fungsinya?

Dalam mengajukan IPO, ada beberapa langkah yang harus dilalui perusahaan mulai dari

  • Due Diligence meeting
    Hal pertama yang dilakukan adalah, perusahaan mengatur pertemuan dengan beberapa pihak mulai dari auditor independent, konsultan hukum, appraiser, perusahaan sekuritas, dan emiten.
  • Public expose dan roadshow
    Dalam tahap ini, perusahaan akan melakukan presentasi akan perkembangan perusahaan di masa yang akan datang kepada calon investor.
  • Book building
    Investor akan mulai melakukan penawaran dengan harga dan jumlah saham tertentu. Tahap ini juga akan menentukan apakah akan terjadi oversubscribe (jumlah saham yang dipesan akan lebih banyak dari yang ditawarkan) atau undersubscribe (jumlah penawaran kepada saham sedikit).
  • Penentuan harga
    Setelah itu, langkah terakhir dari proses IPO adalah dengan menentukan harga sahamnya. Hal ini ditentukan oleh perusahaan sekuritas yang telah disetujui oleh perusahaan emiten.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer