Pengertian Likuiditas dan Fungsinya

Halo semuanya, apa kabar? Kali ini, Duitku.org akan menyajikan topik terbaru untuk belajar investasi, likuiditas. Dalam dunia ekonomi, istilah ini sering didengar terutama bagi perusahaan dan berkaitan dengan tanggung jawab perusahaan untuk membayar beban.

Lantas, beban apa yang harus dibayar? Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai likuiditas yang harus Anda ketahui.

Definisi Likuiditas

Pertama, kita akan membahas mengenai definisi dari likuiditas itu sendiri. Likuditas adalah kemampuan sebuah perusahaan dalam memenuhi tanggung jawab untuk pembayaran utang-utang jangka pendek yaitu, utang pajak, utang dividen, utang usaha dan lainnya.

Baca juga: Mengenal Initial Public Offering (IPO)

Hal ini juga berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam membayar utang yang dimiliki dengan harta lancarnya. Biasanya, tingkat likuiditas akan ditunjukkan melalui angka rasio lancar, angka rasio cepat, dan angka rasio ras.

Untuk menilai baik atau tidaknya tingkat likuiditas, Anda bisa menilainya dari tinggi atau tidaknya angka tersebut. Semakin tinggi angkanya maka kinerja sebuah perusahaan bisa dianggap baik. Dengan begitu, hal ini akan membuat status perusahaan di mata umum dinilai baik dan dapat meningkatkan kepercayaan dari berbagai pihak seperti pemasok, kreditur, dan Lembaga keuangan.

Baca juga: Apa itu IHSG dan Fungsinya

Fungsi likuiditas

Sebenarnya, fungsinya tidak hanya berfungsi sebagai tolok ukur untuk menilai keadaan perusahaan, karena ada beragam fungsi lainnya yang harus dilihat. Dalam hal ini, ada beberapa fungsi  yang harus diketahui seperti:

  • Alat ukur untuk menilai tingkat kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek, mengukur efisiensi model kerja, serta melakukan perbaikan kinerja.
  • Media informasi untuk melihat kebutuhan perusahaan serta melihat kebutuhan perusahaan yang mendesak.
  • Tolok ukur kinerja perusahaan untuk menilai tingkat fleksibilitas perusahaan dalam mengajukan persetujuan investasi.

Apa saja yang terkandung dalamnya?

Sebagai sebuah tolok ukur, likuiditas memiliki 3 macam elemen penting dengan fungsi masing-masing seperti:

  • Resiliensi
    Tingkat kecepatan dari perubahan harga ke arah harga efisien setelah terjadinya penyimpangan atau harga yang tidak stabil.
  • Kedalaman
    Jumlah atau volume barang yang sudah terjual atau dibeli pada tingkat harga tertentu.
  • Kerapatan
    Jarak yang terjadi antara harga normal dari suatu barang dengan harga yang telah disetujui.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer