BPJS Kesehatan Siap Tanggung Penyakit Kejiwaan

0
(0)

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kembali membuat keputusan baru. Lewat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), BPJS akan memberikan perlindungan bagi orang-orang yang menderita gangguan kesehatan mental dengan tanggungan biaya yang siap dinikmati.

Hal ini disampaikan oleh M.Iqbal Anas Ma’ruf. Dilansir dari Kompas, beliau mengatakan bahwa JKN KIS sudah mencakup pelayanan kesehatan bagi orang-orang dengan gangguan kesehatan mental. Pelayanan kesehatan yang dinikmati juga tetap sesuai dengan pelayanan pada umumnya dimana, ada jenjang pelayanan yang disesuaikan dengan pilihan pemilik kartu BPJS di awal.

Baca juga: Pemeriksaan kesehatan dan tips keuangannya

Bagaimana cara merasakan BPJS kesehatan untuk gangguan kejiwaan?

Untuk menikmati layanan ini, para peserta BPJS perlu melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Peserta harus mendatangi fasilitas kesehatan (Faskes) tingkat pertama yakni klinik setempat atau puskesmas dekat rumah Anda.
  2. Bila gangguan kesehatan yang dialami tidak dapat diatasi oleh dokter di faskes atau puskesmas maka, dokter akan membuat surut rujukan untuk pasien agar pasien bisa dibawa ke rumah sakit umum atau rumah sakit jiwa yang telah bekerjasama dengan BPJS.

Pengeculian hanya berlaku bagi pasien yang menderita sakit jiwa dan bisa mengakibatkan cacat permanen kepada diri sehingga, mereka bisa dibawa langsung ke rumah sakit tanpa perlu melakukan prosedur diatas.

Baca juga: Mau investasi yang menguntungkan dan mudah? Badan yang sehat jawabannya

Perbedaan yang ada antara pasien biasa dengan pasien dengan gangguan mental adalah, perbedaan kamar. Pasien biasa akan mendapatkan kamar sesuai dengan kelas yang dipilih sedangkan pasien gangguan mental mendapatkan kamar yang sesuai dan tidak ada perbedaan kelas.

Iqbal berharap agar orang-orang dapat mengikuti program ini dan memenuhi iuran agar terjamin kesehatannya. Menurutnya, akan ada penambahan biaya pada tahun 2019. Di tahun 2018, total biaya yang dibutuhkan untuk pasien dengan gangguan mental mencapai 1,2 Milyar Rupiah.

Pada bulan September 2019, sudah ada 221,2 juta peserta program JKN dan tersebar di seluruh Indonesia. Untuk memenuhi hal ini, sudah ada 27315 fasilitas yang tersebar di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan peserta JKN.

Untuk biaya yang dibutuhkan, setiap orang bisa membayar sesuai dengan jenjang berikut:

  1. Peserta Mandiri untuk perawatan kelas 3: Rp. 25.500
  2. Peserta Mandiri untuk perawatan kelas 2: Rp. 51.000
  3. Peserta Mandiri untuk perawatan kelas 1: Rp. 81.000

Dengan begitu, setiap orang bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan mereka.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer