Cara Membeli Saham Online

4 Cara Membeli Saham Online di BEI (100% Dijamin Pasti Aman)

4
(1)

Cara Membeli Saham- 100 Juta rupiah di dalam tabungan tidak akan menghasilkan keuntungan apa-apa. Namun, apabila uang tersebut dimasukkan ke dalam saham, uang tersebut kemungkinan bisa menjadi sesuatu yang lebih besar.

Akan tetapi, menanam saham tidak selalu memberikan keuntungan sebab ada kalanya kamu juga akan merasakan kerugian. Salah-salah, kamu malah menanam uang di dalam investasi bodong. Bukannya mendapatkan untung, eh ternyata malah harus buntung!

Banyak sekali orang yang ingin menanamkan uang  mereka sebagai modal bisnis pihak lain. Sayangnya, mereka tidak mengerti bagaimana cara membeli saham online. Hal terpenting dalam menanam saham adalah dengan membelinya melalui pihak yang terjamin aman, yaitu Bursa Efek Indonesia (BEI).

FYI, jika kamu membuka rekening uang, kamu harus pergi ke bank. Namun apabila kamu memilih membuka rekening saham, kamu harus pergi ke perusahaan sekuritas (pialang saham ataupun broker).

Apabila kamu ingin daftar di perusahaan sekuritas yang terjamin aman di bawah pengawasan pemerintah (BUMN), kamu bisa mendaftarkan diri lewat BNI Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Danareksa Sekuritas atau Bahana Sekuritas.

Di dalam artikel ini, kami akan menjelaskan mengenai bagaimana cara membeli saham online di BEI yang terjamin aman 100%. Setidaknya, ada 4 cara yang harus kamu lakukan yaitu:

1. Membuat Rekening Saham

Sebelum membeli saham online, kamu harus mendaftarkan diri dengan cara membuka rekening saham. Kamu bisa datang ke perusahaan sekuritas yang telah disebutkan di atas. Namun, ada banyak juga perusahaan sekuritas swasta yang menawarkan berbagai fasilitas serupa.

Setiap perusahaan sekuritas memiliki aturan yang berbeda-beda mengenai batas minimum pembukaan rekening awal. Akan tetapi, ada yang bisa membuka rekening hanya dengan uang sekitar 5 juta rupiah saja.

Nantinya, dalam membuat pembukaan rekening saham, kamu harus mengisi beberapa identitas mulai dari yang personal hingga ke ahli waris dll. Detailnya informasi menjadi syarat wajib jika kamu ingin memulai saham online.

Baca Juga: Ini, 5 Kesalahan Investasi Yang Tidak Pernah Dilakukan Orang Kaya

Memilih Saham yang Tepat

Cara membeli saham online yang kedua adalah memilih saham yang tepat sesuai dengan keuntungan yang bisa didapatkan. Ingat sekali lagi, saham itu tidak selamanya menghasilkan profit tetapi juga bisa merugikan. Jadi, peluangnya bisa dibilang 50%-50%.

Lantas, bagaimana cara agar kamu bisa memilih saham yang tepat? Jawabannya adalah dengan melihat perusahaan tersebut secara spesifik, mulai dari produk yang mereka jual, kesehatan keuangan perusahaan dll. Hal ini perlu dilakukan apabila ingin meraih keuntungan dalam menanam saham.

Selain itu, memilih saham yang tepat juga harus sesuai dengan analisa yang sesuai. Cara yang paling mudah adalah dengan melihat grafik perkembangan keuangan perusahaan tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Bisnis adalah Investasi Terbaik, Benarkah Demikian?

Membeli Saham Online

Setelah kamu memilih dan melakukan penelitian mengenai saham apa yang akan dibeli, saatnya kamu memulai untuk membeli saham online sesuai keinginan. Setidaknya, ada dua cara yang bisa kamu lakukan ketika hendak melakukan pembelian saham yaitu:

Pertama, melakukan pembelian melalui broker atau pialang saham dengan cara menyuruh mereka melakukan order pembelian. Kamu bisa langsung datang ke perusahaan sekuritas dimana kamu menanamkan uang ataupun menyuruh langsung via telepon.

Kedua, kamu juga bisa melakukan pesanan pembelian saham secara online. Biasanya, perusahaan sekuritas sudah mempersiapkan hal ini dengan cara membuatkan aplikasi di smartphone ataupun via website tertentu. Dengan begini, kamu tidak harus bertemu dengan pihak broker secara langsung.

Menjual Saham

Tahap terakhir dan yang paling penting dalam hal penanaman investasi adalah melakukan penjualan saham. Biasanya, hal ini dilakukan setelah adanya peningkatan yang terjadi dalam harga jual saham kamu. Istilahnya, penjualan saham yang dilakukan adalah profit taking atau take profit.

Secara berulang-ulang, kamu harus melakukan langkah nomor 3 dan 4 setelah menjual saham. Apakah kamu memiliki cerita tersendiri mengenai investasi yang pernah kamu buat, silahkan tulis di kolom komentar. Mari berdiskusi bersama dengan teman lainnya mengenai hal ini!

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer