dana syariah

Dana Syariah, Solusi Dana Untuk UMKM, Bagaimana Mendapatkannya?

Zaman sekarang, dana Syariah bertumbuh pesat dan disediakan oleh beragam penyedia jasa keuangan Syariah di Indonesia. Dengan begitu, para pelaku usaha bisa mendapatkan bantuan dana dengan tetap mengikuti akidah dari agama Islam.

Dana-dana yang ada sudah disesuaikan dengan agama Islam untuk menghindari tindakan kecurangan atau ketidakadilan. Berbeda dengan dana konvensional, dana berbasis Syariah biasanya menerapkan ketentuan yang berbeda. Apa ketentuan yang diterapkan untuk Dana Syariah?

Ketentuan dari Dana Syariah

Sistem dana Syariah menerapkan keadilan atau sama rata baik dari segi keuntungan maupun kerugian bagi modal dana. Para peminjam dana tentunya akan terbantu berkat keberadaan dana tersebut sehingga, mereka tidak perlu memusingkan masalah bunga.

Baca juga: 3 hal yang membedakan reksadana syariah dan konvensional

Model dana ini diminati oleh sejumlah pengusaha terutama pengusaha skala level kecil dan menengah untuk berbagai macam keperluan mulai dari menjaga arus kas agar tetap lancar hingga mengembangkan usaha.

Peminjaman modal yang dilakukan akan memberlakukan sistem Al-Mudhabarah untuk menggantikan kerugian yang dilakukan oleh bank atau Lembaga keuangan yang memberikan pinjaman tersebut dan selama peminjam dana tidak membuat kerugian.

Tips-tips dalam memilihnya

Bagi para pemilik usaha yang kesulitan dalam mendapatkan modal usaha, dana Syariah bisa menjadi solusi pasti bagi setiap pengusaha dalam mendapatkan dana cepat dan minim resiko. Namun, ada beberapa hal yang harus diketahui saat melakukan pinjaman dana tersebut.

  1. Ketahui besaran dana yang dibutuhkan

    Anda harus melakukan penghitungan untuk mengetahui besaran dana yang dibutuhkan. Dalam hal ini, gunakan kalkulator perhitungan untuk mencari besaran dana yang bisa didapatkan. Konsultasikan hal itu Bersama ahli keuangan yang ada pada setiap Lembaga keuangan. Dengan begitu, Anda bisa tahu nominal dana yang benar-benar dibutuhkan agar tepat sasaran.

    Baca juga: Apa itu IHSG dan fungsinya?

  2. Perbandingan pilihan

    Jangan terfokus pada satu pilihan saja. Pilihlah beberapa Lembaga keuangan penyedia dana berbasis Syariah. Bandingkan mereka agar Anda tahu Lembaga penyedia dana yang tepat untuk Anda.

  3. Pahami persyaratan serta konsekuensinya

    Setelah memastikan pilihan Anda, baca persyaratan dan pahami konsekuensinya yang akan terjadi. Anda perlu memperhitungkan konsekuensi yang mungkin terjadi kedepannya sehingga, Anda bisa meminimalisir resiko atau masalah yang bisa terjadi.

Dengan kemudahannya, setiap pelaku usaha bisa mendapatkan dana untuk kemajuan usahanya. Namun, para pengusaha tetap harus waspada agar mereka bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat memilih pilihan yang ada. Ingin mendapatkan produk pendanaan yang aman, tanpa ribet dan transparan, CEK DISINI!

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer