Sri Mulyani

Bingung Investasi? Contohlah Sri Mulyani

0
(0)

Siapa yang tidak mengenal Sri Mulyani?  Beliau adalah Menteri keuangan Indonesia saat ini. Sebelumnya, ia juga menjabat posisi yang sama dan sempat menjadi Direktur Pelaksana World Bank. Menurut data dari Worldbank, gaji tahunannya mencapai US$ 409.950. Uang tersebut belum termasuk dana pensiun sebesar US$ 120.566 dan bonus yang bisa mencapai US$ 99.659. Dengan demikian, total gaji yang didapatkan sang Menteri bisa mencapai 8 milyar Rupiah dalam setahun.

Baca juga: Investasi Bitcoin Cocok Untuk Milenial, Benar Atau Tidak?

Pemasukan fantastis itu termasuk pemasukan bersih karena, apartemen dan biaya makan juga ditanggung oleh World Bank. Pemasukan super besar tersebut membutuhkan pengelolaan yang baik dan dialokasikan menjadi bentuk investasi yang dapat membawa keuntungan.

Meski berpenghasilan fantastis, beliau menerapkan cara investasi yang bijak dengan mengalokasikan pemasukan yang ia terima ke dalam beberapa pos. Bagaimana cara beliau dalam melakukan investasi untuk dirinya?

Cara investasi ala Sri Mulyani

Aset kekayaan Sri Mulyani mencapai 55 Milyar Rupiah. Dari kekayaan tersebut, beliau membagi kekayaan tersebut kedalam 3 pos yakni:

  • Properti (70%) = 38 Milyar Rupiah
  • Surat-surat berharga (Obligasi/Saham) (21%) = 12 Milyar Rupiah
  • Kas (9%) = 5 Milyar Rupiah

Jika dilihat, investasi di bidang properti dinilai lebih stabil serta bijak karena, pembagiannya yang pas. Selain itu, pola investasi tersebut merupakan pola 70/20/10. Pola investasi tersebut bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja yang ingin membangun investasi di bidang properti.

Baca juga: Investasi saham untuk pemula, apa dan bagaimana?

Yang perlu diketahui adalah, properti membutuhkan uang yang tidak sedikit karena, uang yang dibutuhkan minimal mencapai 100 juta Rupiah. Jika tidak memiliki dana yang cukup, Anda bisa mengalokasikan uang untuk investasi Reksa Dana dan emas.

Gaya Hidup Sederhana adalah Koentji

Meski berpenghasilan fantastis, Sri Mulyani tidak lantas menerapkan gaya hidup yang mewah. Beliau menerapkan hidup yang sederhana. Salah satu buktinya adalah ia tidak memiliki mobil pribadi dan lebih mengandalkan mobil dinas untuk mobilitasnya sehari-hari.

Ia lebih memilih untuk mengalokasikan uang yang ia miliki untuk hal lainnya seperti investasi sehingga, bisa mendatangkan banyak keuntungan di masa yang akan datang. Cara investasi ini bisa menjadi salah satu inspirasi bagi banyak orang yang bingung dalam investasi.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer