Investasi Saham Untuk Pemula, Apa dan Bagaimana

0
(0)

Investasi saham untuk pemula ada banyak. Anda harus berhati-hati dalam memilihnya agar bisa merencanakan keuntungan yang bisa diraih dalam jangka waktu tertentu. Saham terbukti menjadi salah satu bentuk investasi yang bisa mendatangkan keuntungan yang sangat besar.

Sudah banyak orang yang terbukti bisa meraup keuntungan dari saham. Di luar negeri, ada Warren Buffet yang didapuk menjadi orang terkaya ketiga di 2015 dengan kekayaan menurut Forbes. Kekayaannya mencapai US$ 81,7 miliar.

Baca juga: Investasi yang bagus untuk pendidikan anak

Di Indonesia, ada Lo Kheng Hong yang juga meraup keuntungan di pasar saham. Ia dikenal sebagai Warren Buffet-nya Indonesia dengan meraup Rp. 2,5 Triliun Rupiah pada tahun 2012 dari pasar saham. Meski terlihat menggiurkan, main saham tidak segampang kelihatannya.

Anda harus jeli dalam melihat pergerakan saham dan memiliki pengetahuan yang dalam soal saham. Jika tidak, uang Anda akan hangus. Lantas, bagaimana cara bermain saham yang benar? Berikut caranya!

Belajar dulu sebelum terjun!

Sebelum Anda terjun ke pasar saham, ada baiknya Anda belajar lebih dulu. Agar mudah, Anda bisa melakukan simulasi pembelian saham dari sejumlah perusahaan. Selain itu, Anda juga bisa mengunduh sejumlah game di Playstore atau Apple Store berupa simulasi pasar saham agar memberikan pengalaman yang real.

Jangan lupa untuk mempelajari istilah-istilah dalam saham agar memudahkan Anda memahami apa saja yang terjadi. Selain itu, Anda juga bisa bergabung dengan komunitas yang berisi orang-orang yang ahli tentang saham.

Terakhir, jangan lupa untuk membaca buku tentang penjelasan saham yang ditulis oleh sejumlah ahli dari luar maupun dalam negeri seperti Raymond Budiman, Ryan Filber Wijaya, Ellen May, dan lainnya.

Mulailah dari yang kecil dulu

Untuk ukuran pemula, mulailah investasi dengan dana yang kecil dulu. Memiliki dana yang besar bukan berarti Anda berpeluang untuk meraup keuntungan yang besar sehingga, penting bagi Anda untuk mengetahui hal tersebut.

Jika ingin benar-benar aman, Anda bisa membeli saham dari perusahaan sekuritas. Akun deposit yang disediakan hanya sekitar 100.000 Rupiah saja. Dana yang dibutuhkan cenderung sedikit dan kekhawatiran Anda akan kerugian akan sirna karena, nilai investasi yang dibukukan juga kecil.

Pahami saham dan perusahaan sebelum Anda memilih

Tips lainnya, Anda harus memahami industry dan perusahaan yang hendak Anda pilih. Sebagai contoh, Lo Kheng Hong meraih untung miliaran dari saham, karena ia memahami perusahaan dan industry yang dijalani oleh perusahaan tersebut.

Baca juga: Investasi 300 ribu per bulan, segini simulasi reksadana yang didapatkan!

Dilansir dari bisnis.com, Lo Kheng Hong meminati saham dari perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam grup Indika. Ia memiliki saham sebanyak 13,66 persen dari saham PRTO dan berhak memiliki dividen sebesar US$ 1,19 juta dari tahun buku 2018.

Jika dibandingkan Lo Kheng Ho, uang yang Anda tanam mungkin tidak seberapa. Tapi, Anda tetap harus mengetahui profil perusahaan dan industry yang ada. Dengan begitu, Anda paham akan resiko yang bisa terjadi.

Pilih saham dari Big Caps dan PER rendah

Untuk memudahkan Anda dalam memilih saham yang tepat, Anda bisa memilih saham dari perusahaan besar dengan tingkat PR yang rendah. Apa itu PER? PER atau Price to earning ratio atau rasio PE merupakan sebuah alat perhitungan harga saham dari sebuah perusahaan serta dibandingkan keuntungan tahunannya.

Nilai PER yang rendah menunjukkan kalau saham perusahaan tersebut memiliki laba yang relatif tinggi dibandingkan dengan harga saham lainnya. Selain itu, nilai PER yang rendah juga menunjukkan kepercayaan investor terhadap perusahaan tersebut.

Apa investasi saham untuk pemula yang tepat?

Berdasarkan poin-poin diatas, Anda sudah bisa mengambil kesimpulan mengenai investasi yang tepat untuk Anda. Rencanakan jenis yang pas agar Anda bisa memulai langkah untuk berinvestasi dan mendapatkan untung di masa depan.

 

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer