Setelah Alibaba, Jack Ma Ingin Bangun Sekolah

0
(0)

Setelah memutuskan untuk pensiun bulan September 2019 lalu, Ex-Founder Alibaba, Jack Ma mengaku sudah tahu apa yang ingin ia lakukan. Ia ingin membangun sekolah yang dapat membangun karakter anak-anak untuk hidup selayaknya seorang manusia.

Melalui konferensi Forbes untuk CEO pada Selasa (15/10/2019), Jack Ma menuturkan bahwa ia sedang berencana untuk membangun sekolah bagi anak-anak batita, sekolah general dan sekolah menengah sebagai bagian dari rencananya setelah pensiun.

Baca juga: Melihat bisnis baru anak-anak Jokowi

Rencana Jack Ma dalam Membangun Sekolah “Spesial”

Untuk hal ini, ia sempat mengunjungi daerah pedesaan dan bekerjasama dengan guru-guru disana untuk 5 tahun terakhir. Ia juga memberikan hal-hal tentang apa yang ia ingin bangun dari sekolah-sekolah yang ada di pedesaan.

Jack Ma berpendapat bahwa pembangunan sekolah-sekolah bisa menjadi rencana jangka panjang yang disiapkan untuk membantu anak-anak dalam menghadapi era digital yang akan berlangsung dalam 20 hingga 30 tahun kedepan. Jika tidak disiapkan dengan baik, anak-anak dikhawatirkan tidak siap dan bisa kesulitan dalam kehidupan.

Salah satu hal yang menjadi bahan refleksi dirinya adalah karyawan-karyawan Alibaba. Jack Ma mengaku bangga akan kepintaran para karyawan Alibaba. Namun, apa artinya kepintaran tanpa hati yang baik.

Harapan akan sekolah yang ia bangun

Dikutip dari Business Insider, Ma mengemukakan bahwa apa artinya orang pintar tanpa hati yang baik. Ketika orang pintar peduli akan sesame dan menunjukkan kasih sayangnya maka, dunia akan menjadi lebih baik. Jika tidak, orang-orang pintar tersebut akan berubah menjadi sekumpulan orang-orang jahat.

Karena itu, ia yakin jika manusia tidak akan kalah terhadap mesin. Mesin bisa lebih pintar daripada manusia tapi, manusia punya kebijaksanaan dan hati yang baik sehingga, mesin akan kalah dari manusia.

Tentunya, hal ini menjadi hal penting yang perlu dilihat karena, Ma mengemukakan keresahan dirinya mengenai apa yang sdang terjadi di dunia. Karena itu, ia berharap agar masalah ini bisa teratasi dengan sumbangan yang ia berikan berupa sekolah.

Ia membangun sekolah yang diprediksi bisa memberikan pendidikan berupa pendidikan dalam bersikap dan belajar akan empati terhadap sesama. Dengan begitu, akan ada banyak hal positif yang bisa dituai terutama akan generasi selanjutnya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer