reksadana adalah

Benarkah Reksadana Adalah Jenis Investasi Paling Minim Resiko Kegagalan?

0
(0)

Reksadana adalah sebuah jenis investasi yang spesial dan berbeda dibandingkan dengan penanaman uang yang lainnya, semisal saham, pasar uang, modal dll. Hal itu terjadi karena reksadana dikelola bersama oleh seorang manajer investasi. Singkatnya, reksadana ini memang tepat bagi kamu yang baru belajar terjun ke dunia investasi. Sebab, reksadana adalah tempat belajar bagi kamu semua.

Singkatnya, seorang investor akan menanamkan uang investasi reksadana mereka kepada seorang manajer investasi. Dengan adanya manajer investasi tersebut, kamu tidak perlu repot-repot memahami jenis reksadana apa yang harus dibeli karena semuanya menjadi tanggung jawab dari manajer tersebut. Yang harus kamu lakukan adalah memastikan semuanya berjalan sesuai dengan lancar.

Lebih lanjut, manajer investasi tidak hanya mengelola uang dari satu investor saja. Sebaliknya, reksadana adalah sekumpulan uang dari sekumpulan investor yang nantinya uang tersebut akan disebar ke beberapa jenis reksadana berbeda. Mau tau lebih jauh mengenai cara kerja dari reksadana? Baca artikelnya di bawah ini!

Baca Juga: Reksadana Saham Terbaik: Bibit.id vs Ajaib, Kamu Pilih yang Mana?

Cara Kerja Sederhana

UU Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995 mengatakan jika investasi reksadana adalah sebuah wadah untuk mengumpulkan uang dari beberapa investor ke dalam satu manajer investasi. Nantinya, dana-dana yang terkumpul itu akan dibelikan portofolio efek seperti saham, obligasi, surat berharga, deposito dll. Lantas, apakah keuntungan dan kerugian dari reksadana itu besar? Jawabannya tidak!

Reksadana biasanya akan melakukan diversifikasi investasi atau pemecahan penanaman uang ke beberapa jenis instrumen (jenis) yang berbeda. Hal itu dilakukan agar setiap setiap instrumen bisa melakukan back up satu sama lain. Dengan kata lain, jika sebuah instrumen sedang turun, akan dikontrol oleh instrumen lainnya yang sedang meningkat.

Singkatnya, kamu tidak akan merugi-rugi banget apabila ada satu instrumen nilainya menurun. Namun di sisi lain, hal ini tentunya juga bakal menurunkan keuntungan yang kamu dapat. Itulah kenapa, reksadana akan ditawarkan kepada mereka yang mempunyai profil resiko rendah (low).

Oh iya, ada tiga profil resiko, yaitu rendah, menengah dan tinggi. Itu merupakan tingkatan orang yang siap menghadapi fluktuasi dalam sebuah roda investasi. Biasanya, semakin rendah profil resiko seseorang, maka mereka hanya boleh diikutkan ke jenis investasi yang rendah resiko pula, seperti contohnya adalah reksadana.

Baca Juga: 3 Hal yang Membedakan Reksadana Syariah dari Reksadana Konvensional

Reksadana Adalah: Tersedia di Smartphone

Kesimpulannya, reksadana adalah sebuah wadah investasi yang bisa dibilang minim resiko. Sebab, semua investasi sudah diatur oleh seorang manajer investasi sehingga kamu hanya perlu untuk melakukan pengawasan dan pembelian apabila ingin menambahkan reksadana yang dimiliki. Lantas, seberapa mudahkah membeli reksadana saat ini? Lagi, jawabannya adalah sangat mudah!

Saat ini, ada belasan investasi reksadana berbeda yang ada di Indonesia dan bisa digunakan oleh para pengguna. Selain itu, mereka juga telah tercatat di dalam Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga keabsahannya tidak perlu lagi dipertanyakan. Aplikasi reksadana tersebut juga memiliki rata-rata biaya yang murah dalam melakukan investasi awal, bahkan ada yang dimulai dari 10 ribu.

Karena sangat murah dan mudah dilakukan, investasi reksadana memang menjadi salah satu ‘primadona’ saat ini. Akan tetapi, bagaimana bagi mereka yang beragama islam? Beberapa tempat reksadana telah memikirkan hal tersebut dan memilah beberapa jenis investasi yang sesuai dengan syariat islam sehingga kamu bisa tetap melakukan investasi tanpa takut melanggar aturan yang telah ditentukan.

Baca Juga: Reksadana Bank Terpercaya di Indonesia

Kalkulasi Reksadana Sederhana

Setiap investasi reksadana biasanya mempunyai kalkulator sederhana untuk melakukan rencana perhitungan. Saya mencoba melakukan hal tersebut pada kalkulator reksadana milik manulife. Maksud dari penghitungan ini adalah untuk mengetahui seberapa besar nilai mata uang yang saya dapatkan di masa depan jika:

Investasi awal: 1 juta rupiah

Investasi reguler: 100 ribu rupiah/bulan

Jangka waktu: 5 tahun.

Dengan jumlah tersebut dalam 5 tahun, uang yang saya buatkan investasi reksadana di manulife bertumbuh menjadi 7,2 juta rupiah. Return yang didapatkan lumayan tinggi dibandingkan dengan menabung uang di bank. Angka tersebut bukan merupakan hal yang pasti melainkan hanya simulasi namun hasil akhirnya tidak akan jauh berbeda.

 

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer