reksadana syariah

3 Hal yang Membedakan Reksadana Syariah dari Reksadana Konvensional

0
(0)

Reksadana syariah merupakan salah satu dari dua instrumen yang biasanya dikelola oleh seorang manajer investasi apabila seseorang mau memulai penanaman uang dalam bentuk reksadana. Selain syariah, bentuk instrumen lainnya adalah reksadana konvensional.

Saat ini, memulai reksadana sangatlah mudah sebab semuana bisa dilakukan melalui aplikasi di smartphone. Selain itu, beberapa aplikasi juga bisa menerapkan opsi syariah yang sesuai dengan syariat dan ajaran dalam islam.

Sebelum mengenal lebih jauh mengenai kedua jenis reksadana tersebut, mari kita cari tahu dulu pemahamannya. Apa itu reksadana konvensional dan syariah?

Reksadana konvensional adalah sebuah bentuk investasi penanaman modal yang berbasis mengumpulkan beberapa investor untuk dikelola oleh manajer investasi. Kemudian, uang tersebut diinvestasikan ke berbagai jenis, seperti deposito, saham, obligasi, pendapatan tetap, dll.

Baca disini: Cara Daftar Reksadana di Bibit.id dan Investasi dengan Modal 100 Ribu

Sedangkan, reksadana syariah juga kurang lebih serupa. Akan tetapi,  uang yang dikelola oleh manajer investasi hanya diinvestasikan ke berbagai jenis saham yang sesuai dengan syariat dan aturan dalam islam. Kesamaan kedua jenis reksadana tersebut adalah sama-sama harus melalui pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Singkatnya, untuk mereka yang berinvestasi reksadana secara syariah, uang mereka tidak akan diinvestasikan ke perusahaan seperti judi, minum-minuman keras atau jenis perusahaan lain yang tidak sesuai dengan ajaran islam.

Lantas, apa lagi yang membedakan reksadana konvensional dan syariah? Simak jawaban selengkapnya di bawah ini:

1. Prinsip pembersihan

Perbedaan pertama dalam sistem pembersihan hasil penjualan. Dalam reksadana konvensional, tidak ada yang namanya pembersihan sebab semua keuntungan dari penjualan reksadana bisa langsung dicairkan ke dalam bentuk uang, selama itu sudah sesuai dengan aturan dari OJK.

Akan tetapi, hal tersebut tidak berlaku bagi reksadana syariah. Dalam instrumen reksadana ini, sang pemilik uang wajib melakukan pembersihan (cleansing) untuk memilah apakah dari keuntungan yang dihasilkan tersebut ada yang berdasarkan perusahaan-perusahaan di luat ketentuan atau tidak.

Jika iya, maka akan ada proses pembersihan. Hasil dari proses tersebut, akan diberikan kepada lembaga yang membutuhkan atau disumbangkan untuk kegiatan amal dll.

2. Prinsip Pengawasan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memegang kendali penuh atas seluruh manajemen investasi yang ada di Indonesia. Untuk itu, semua sekuritas saham harus telah berada di bawah naungan OJK. Karena jika tidak, maka investasi tersebut dianggap ilegal atau tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Di sisi lain, reksadana syariah memiliki satu lagi badan pengawas yang disebut sebagai Dewan Pengawas Syariah (DPS). Tujuan utama adanya DPS ini adalah untuk mengawasi dan mengatur semua otoritas perusahaan yang bisa masuk ke dalam investasi dan mana perusahaan yang tidak bisa dikategorikan di dalam jenis syariah.

3. Peran Manajer Investasi

Reksadana adalah jenis investasi yang paling aman. Sebab, uang kamu akan diawasi dan diatur oleh manajer investasi yang akan memberikan saran mengenai perusahaan apa yang cocok untuk melakukan penanaman uang.

Namun, peran dari manajer investasi akan berbeda dalam dua instrumen reksadana. Dalam konvensional, manajer investasi akan ikut menanggung kerugian apabila sang investor gagal mendapatkan laba atas investasi yang telah dilakukan. Sedangkan, hal berbeda di jenis satunya.

Pada jenis syariah, seluruh kegagalan akan ditanggung oleh anda sebagai pemodal. Walaupun manajer investasi ikut mengelola uang anda, mereka tidak perlu untuk menanggung beban karena semuanya sudah ditanggung oleh pemodal.

Baca disini: 5 Rekomendasi Reksadana Online Terpercaya dan Paling Ekonomis

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer