3 Tips Mudah Untuk Mengatur Keuangan Pribadi agar Tidak Mudah Bokek

5
(1)

Ada banyak cara untuk mengatur keuangan pribadi. Hal ini penting untuk diketahui terutama bagi setiap karyawan yang sering kesulitan dalam mengatur keuangan mereka. Meski terlihat sulit, mengatur keuangan nyatanya sangat mudah karena, kalian hanya perlu melakukan hal yang mudah.

Penasaran caranya bagaimana, berikut 3 tips penting yang bisa kamu praktekkan dengan mudah untuk mengatur keuangan kamu. Ketiga tips ini berkaitan dengan kehidupan sehari-hari sehingga, kamu bisa lebih hemat dan gak gampang kehabisan uang di akhir bulan.

Sistem Amplop Untuk Mengatur Keuangan Pribadi

Sediakan banyak amplop untuk membantu kamu dalam membagi-bagi keuangan kamu. Biasanya, cara ini dipandang sebagai cara kuno yang mungkin kamu tidak sukai. Namun, cara ini selalu berhasil karena, hal ini membantu kamu untuk membagi uang yang kamu dapat kedalam beberapa pos.

Untuk itu, belilah beberapa amplop dan bagi-bagilah sesuai dengan kebutuhan kamu. Setelah itu, tuliskan pada amplop tersebut terkait kebutuhan apa saja yang kamu inginkan sehingga, kamu bisa membagi uangnya sesuai dengan apa yang dibutuhkan.

Biasanya, cara ini memang sulit diawal karena, kamu bisa mengambil uangnya. Namun, kamu bisa menyiasatinya dengan menyimpannya dalam rekening bank. Kamu bisa membuka rekening bank di bank yang sama agar lebih hemat sehingga, kamu bisa mendapatkan tempat untuk menabung.

Baca juga: Jakarta mati lampu, masyarakat alami kerugian ekonomi

Sistem 50/20/30

Sistem pembagian keuangan diatas dapat membantu kamu untuk membagi keuangan kamu sesuai dengan kebutuhan kamu. Dalam hal ini, bagilah kebutuhan kamu sebesar 50 persen dari keuangan yang kamu miliki. Biasanya, 50 persen dari uang yang kamu dapatkan (gaji) akan menjadi uang yang kamu gunakan untuk keperluan pribadi kamu.

20 persen dari gaji kamu bisa digunakan untuk keperluan menabung atau investasi. Investasi sendiri bisa berupa investasi menabung, investasi diri atau hal lainnya sehingga, kamu bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya.

30 persen lainnya bisa digunakan untuk keperluan hiburan atau beli baju. Hal ini digunakan sebagai keperluan tersier yang dapat membantu kamu untuk mendapatkan kebutuhan kamu.

Sistem 60/20/20

Jika masih kesulitan dalam membagi keuangan kamu, kamu bisa menerapkan sistem 60/20/20 dimana, kamu membagi keuangan kamu sebesar 60 persen untuk kebutuhan utama kamu. Biasanya, hal ini didasari oleh kebutuhan yang besar sehingga, si pemilik uang akan memilih untuk membagi keuangan mereka sesuai dengan kebutuhan mereka.

Setelah itu, kamu bisa membagi sisa penghasilan yang ada sebanyak 20/20 dimana, kamu bisa membagi penghasilan tersebut sebagai salah satu hal yang dibagi sesuai dengan kebutuhan kamu. 20 persen yang ada bisa digunakan untuk kebutuhan tersier dan sisanya bisa digunakan untuk keperluan menabung. Tentunya, hal ini menjadi poin penting yang bisa kamu gunakan untuk mengatur keuangan pribadi kamu.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer