Ketahui Perbedaaan Pinjaman Online Yang Aman dan Tidak

5
(1)

Pinjaman online semakin marak muncul di tengah-tengah masyarakat. Ada yang menawarkan pinjaman dengan bunga yang kecil serta waktu jatuh tempo yang tidak terlalu mencekik. Selain itu, ada juga hal lainnya yang turut menarik minat masyarakat untuk melakukan pinjaman.

Yang paling menarik perhatian adalah, kamu bisa melakukan pinjaman secara online, dimanapun dan kapanpun. Tidak perlu lagi datang ke bank atau badan peminjaman lainnya. Bahkan, kamu bisa melakukannya disaat subuh. Karena itu, banyak orang yang tertarik untuk melakukan pinjaman secara online karena praktis dan mudah.

Nyatanya, layanan yang diberikan tidak semanis yang dibayangkan karena, banyak yang merasa tertipu dan akhirnya kesulitan untuk mengembalikan pinjaman yang ada. Untuk menghindari hal ini, kamu perlu mengetahui apa bedanya pinjaman online yang aman dan tidak melalui penjelasan dibawah ini.

Baca juga: Stres berbisnis? Lakukakn 3 hal ini untuk refresh pikiranmu

Izin OJK

OJK selaku instansi resmi yang mengawasi hal ini tentunya menjadi poin penting yang bisa memberikan izin apakah fintech tersebut resmi atau tidak. Fintech dengan layanan pinjaman online yang resmi biasanya sudah mempunyai lisensi resmi dari OJK sehingga, mereka aman dan tepat untuk masyarakat.

Fintech yang tidak resmi biasanya tidak mengantongi izin OJK. Selain itu, pada umumnya mereka memberikan layanan yang terkesan menguntungkan bagi masyarakat tapi mereka juga menerapkan kebijakan yang mencekik sehingga, hal ini kerap menyulitkan para peminjam.

Total pengembalian biaya pinjaman

Fintech illegal menerapkan biaya pinjaman yang tidak terbatas. Terkadang, hal ini menjadi lahan yang bisa dicurangi oleh pihak penyedia fintech. Karena itu, kamu perlu berhati-hati dalam mencari pinjaman online mengingat, semua hal bisa terjadi termasuk biaya pinjaman yang melebihi biaya sebelumnya sehingga, penting bagi kamu untuk mengetahuinya.

Fintech legal memberikan pinjaman yang aman dan dapat membantu semua orang. Selain itu, aturan biaya peminjamannya pun jelas sehingga, semua orang tentunya bisa mendapatkan yang terbaik. Dilansir dari berbagai sumber, batas maksimal total pengembalian biaya pinjaman adalah 100 persen. Sehingga, tidak terlalu memberatkan pihak yang melakukan pinjaman online.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer